Senin, 17 November 2008

just do it...!!

Wah lama banget ni ga nulis di blog. Udah berapa bulan ya?? Tiba2 aja aku pengen nulis di sini. Pengen berbagi aja.
Nyadar ga sih, kadang kita lambat dalam berfikir, lemot dalam mengambil keputusan...Akibatnya, kita ga ngapa2in, cuma bengong dan ngrasa ga ada kerjaan. Kita terlalu lama berfikir dan menganalisa. Dan tidak segera memutuskan. Akibatnya kesempatan itu tlah pergi, dan peluang tak datang dua kali...

Lalu baiknya gimana??
Tenang, tenang...Jika ada masalah datang, kita analisa sebentar. Kita berfikir tenang dan segera ambil keputusan. Segera tentukan sikap dan putuskan. Ga usah takut kalo salah. Lebih baek kita putuskan sekarang dan segera mengerjakan keputusan kita. Tar kalo salah, ya ga pa2. Kita bisa belajar dari kesalahan dan segera memperbaikinya. Jadi, orang yang cepat mengambil keputusan itu biasanya dia juga pembelajar yang cepat. Salah... langsung diperbaiki.Hal ini akan lebih baek daripada diam aja, ga melakukan apa2.
Kalo kita lambat mengambil keputusan, ya...kita ga segera bertindak dan ga akan belajar banyak. Apalagi terlalu lama berfikir dengan alasan agar keputusan yang diambil bisa tepat...Kita akan sangat lambat dalam belajar. Dan biasanya diliputi banyak kekhawatiran...Selain itu, jika sering menunda perkerjaan, maka pekerjaan jadi menumpuk, terakumulasi. Kita pun jadi males ngerjainnya. Tak perlu khawatir, yang penting kerjakan saja. Percaya aja, seiring berjalannya kita melakukan keputusan kita, maka Allah akan menuntun langkah kita agar tepat.
Maka segera ambil keputusan dan lakukan apa yang bisa kita kerjakan hari ini, saat ini juga.
Just do it...!!!
Nah,

2 komentar:

Farid Al Hassan mengatakan...

Jejak yang terlintas dalam setiap langkah adalah kenangan yang kelak menjadikan pelajaran bagi mereka yang mau belajar dan menjernihkan pikiran mereka, walau 'tuk sejenak.
Hari-hari kita 'tlah berlalu, langkah demi langkah 'tlah kita torehkan, menghiasi jalan panjang hidup kita. Hitam, putih, atau bahkan abu-abu adalah warna, warna yang membuat jalan kita tidak seperti jalan yang biasa. Jalan tersebut adalah jalan, yang kelak hanya kita yang mampu menjadikannya kenangan yang indah, ataukah menyesakkan batin, hingga kita enggan 'tuk melaluinya lagi atau bahkan hanya sekedar mengingatnya.

Banyak yang akhirnya membuatku, kamu, kita, mereka tersadar. Apa yang sebenarnya akhirnya membuat kita bahagia?
Jalan yang beriringan bukanlah jalan yang sama, ia tetaplah sebuah jalan yang berbeda. Menjadikannya sama hanya akan membuat ujungnya berserat, berserabut, dan mengaburkan tujuan sebenarnya dari jalan yang beriringan tersebut.
Kita adalah tumpukan kertas. Kertas yang bertuliskan memori-memori remaja yang kelak 'kan kita kenang, ...selamanya

Farid Al Hassan mengatakan...

Jejak yang terlintas dalam setiap langkah adalah kenangan yang kelak menjadikan pelajaran bagi mereka yang mau belajar dan menjernihkan pikiran mereka, walau 'tuk sejenak.
Hari-hari kita 'tlah berlalu, langkah demi langkah 'tlah kita torehkan, menghiasi jalan panjang hidup kita. Hitam, putih, atau bahkan abu-abu adalah warna, warna yang membuat jalan kita tidak seperti jalan yang biasa. Jalan tersebut adalah jalan, yang kelak hanya kita yang mampu menjadikannya kenangan yang indah, ataukah menyesakkan batin, hingga kita enggan 'tuk melaluinya lagi atau bahkan hanya sekedar mengingatnya.

Banyak yang akhirnya membuatku, kamu, kita, mereka tersadar. Apa yang sebenarnya akhirnya membuat kita bahagia?
Jalan yang beriringan bukanlah jalan yang sama, ia tetaplah sebuah jalan yang berbeda. Menjadikannya sama hanya akan membuat ujungnya berserat, berserabut, dan mengaburkan tujuan sebenarnya dari jalan yang beriringan tersebut.
Kita adalah tumpukan kertas. Kertas yang bertuliskan memori-memori remaja yang kelak 'kan kita kenang, ...selamanya

Artikel Lain